Selasa, 17 April 2011
Tidak lulus, memang kata yang sangat menyakitkan bagi siswa dan siswi yang telah melewatkan tiga tahunnya untuk sekolah, lalu tiba-tiba dengan beberapa hari melewati ujian nasional, ia pun harus menanggung satu hal untuk bertahun-tahun jerih-payahnya bersekolah.
Ini tidak terjadi padamu saja, tapi ribuan teman kita juga telah mengalaminya, dari zaman ayah-ayah kita dahulu sampai sekarang. Memang adalah hal yang pahit dan menyakitkan ketika kita tidak bisa bersama-sama teman kita lagi. Apalagi kita sudah menyandang kata tidak lulus, tidak seperti teman-teman kita yang telah lulus.
Menangis tentu saja boleh. Menangislah sepuas-puasmu (tapi jangan sampai merusak sesuatu atau mencela orang lain). Karena dengan menangis, jiwamu akan lega. Tapi, menangis dengan cara seperti apa? Menangislah dan mengadulah kepada ALLAH Subhanahu wa Ta'ala, jangan sekali-kali menyalahkan ALLAH Subhanahu wa Ta'ala atas apa yang kamu dapatkan hari ini. Karena, segala sesuatu itu pasti ada hikmahnya dan pasti yang terbaik buat kamu.
Baiklah, hari ini kamu menanggung beban yang paling berat. Kamu mungkin berkata bahwa inilah beban yang paling berat selama kamu hidup. Kamu mungkin berkata bahwa kamu tidak pernah malu seperti ini. Kamu tidak pernah merasa sesedih ini. Tapi, yakinlah, itulah pencapaian yang kamu dapatkan
Apa kamu merasa sendiri?



