BIARLAH (FSI AL-HUDAA)

2 Mei 2013

1 komentar

30 Maret 2013
Biarlah aku resah dalam gelap malam
Biarlah aku gelisah dalam buaian angin dingin
Biarlah aku terpaku di setiap sudut hatiku

Biarlah…
Biarlah kurenungi setiap
desahan luka dalam da’wah ini
Biarlah pula aku menikmati setiap tetesan air mata yangterjatuh
Biarlah pula aku menutup mata sejenak untuk mengingat kisah yang terlewati
Biarlah pula aku tersenyum lebar karena ketakutanku dalam setiap pertanggungjawaban ini

Biarlah Ukhti...
Biarkan aku berbaring sejenak dan menjejeri saat setiap keringat yang berjatuhan
Biarkan aku menarik napas yang sangat panjang untuk menenangkan hatiku yang gundah
Biarkan aku mengusik setiap senyum dan cinta yang lahir di jalan ini
Biarkan aku menelusuk setiap stanza indah yang kugores bersama kalian

Biarkan aku Ukhti...
Karena dengan membiarkanku untuk sejenak ini saja
Karena dengan membiarkanku untuk sekejap ini saja
Karena dengan membiarkanku untuk bersama dengan kenanganku bersama kalian
Telah cukup untuk membayar semuanya

Biarkan aku berbisik pada RABBku...
“Ya RABB Yang Menguasai Hati setiap makhlukNYA... Aku sangat menginginkan surgaMU, izinkan aku... bukan sejenak... tapi selamanya... bersama semua orang yang kucintai... karenaMU...”

KALAH DI LOMBA KTI BUATKU TERSENYUM LEPAS

17 Apr 2013

0 komentar


29 Maret 2013
Hari ini hari yang lucu, mendebarkan, penuh pesona. Mungkin ini salah satu hari yang aneh yang pernah kurasakan. Pernah kuceritakan tentang kegiatan Gema Mahasiswa Muslimah Indonesia (GMMI)? Aku mengikuti salah satu lomba yang diadakan oleh panitia GMMI ini, yaitu lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (KTI) tanggal 27 Maret 2013 M kemarin dan diumumkan hari ini.
Kuselesaikan KTI itu dalam waktu

DILAMAR DENGAN SEGENGGAM PASIR

0 komentar


29 Maret 2013
Masih dalam suasana DINAMIS. Aku duduk bersama seorang kakak sefakultasku. Ia tiba-tiba bertanya, “Bagaimana rihlah kemarin?”
“Masya ALLAH…,” jawabku senang.
“DILAMAR DENGAN SEGENGGAM PASIR,” kata kakak itu bersemangat namun syahdu.
Langsung terlintas di kepalaku sebuah kenangan manis yang baru-baru saja terjadi. Aku tersenyum, “Siapa yang bilang, Kak?”
Lalu kakak tadi menyebutkan salah seorang akhwat yang terlibat dalam kenangan manisku ini. Aku kembali tersenyum….
Ayo kita simak…